Author : Levina Putri (twitter @puputlevina)
Judul : Goodbye, My Girrafe… – part 10
Kategori : Romance, sad
Rating : PG-15
Main cast : – B1A4 Gongchan as Channie/Gong Chanshik
- Kim Hyemin (maybe) as You
Other cast :- Boyfriend Minwoo as No Minwoo
- A-Pink Eunji as Jung Eunji
- A-Pink Namjoo as Kim Namjoo
- Super Junior Leeteuk as MC Park Jungsoo (nae nampyeon nih :p)
Part sebelumnya…
Author POV
“MWORAGO! JANGAN SEBUT HYEMIN DENGAN SEBUTAN YEOJA TENGIK! KARENA DIA ADALAH YEOJA YANG BAIK DAN AKU MENCINTAINYA!”
Hyemin dan Namjoo benar-benar terkejut dengan suara Minwoo yang setengah berteriak dengan nada yang tinggi. Hyemin menutup mulutnya dan mundur satu langkah. Tapi ia tidak sengaja menyenggol alat pel yang disimpan di samping apartemen Minwoo itu. Suasana hening sesaat setelah Minwoo berteriak membuat suara jatuhnya alat pel pun terdengar jelas. Sontak Minwoo dan Namjoo menoleh ke arah sumber suara.
“Jangan-jangan…” Minwoo berpikir kalau orang di sana adalah Hyemin.
Ia segera berlari menuju ke sana, Namjoo pun mengikutinya. Tapi saat mereka sampai di sana, ternyata tidak ada siapa-siapa.
‘Hmm tapi tidak mungkin yang barusan adalah Hyemin. Hyemin kan sudah pulang sekitar beberapa menit yang lalu.’ gumam Minwoo menenangkan perasaanya.
Minwoo memang tidak mau Hyemin mengetahui perasaannya. Ia takut nantinya Hyemin malah menjauhinya. Ia takut Hyemin tidak sedekat sekarang dengannya. Tapi di balik semua itu, Minwoo dan Namjoo tidak menyadari display kecil di atas lift menunjukkan bahwa lift itu baru saja turun dari lantai itu. Dan Minwoo yang biasanya cerdik pun saat itu tidak terpikir untuk melihat lift.
* * *
Part 10
Dua bulan kemudian…
Hyemin POV
Hhh…hari ini begitu melelahkan. Soal-soal ujian masuk SMA itu benar-benar membuat kepalaku hangat di tengah musim dingin ini. Seperti biasa, aku melewati jalan ini untuk menuju rumahku. Tiba-tiba mataku tertuju pada taman di sebelah kananku. Ya, taman favoritku. Hmm…sekali-kali bernostalgia tidak apa-apa kan? Akhirnya kuputuskan untuk duduk sejenak di taman ini. Kulangkahkan kaki perlahan menuju tengah taman di mana kursi kayu tempat biasa aku duduk masih terpajang kokoh di sana. Kunikmati butiran-butiran salju kecil mengenai wajahku.
“Kursi ini…” kubersihkan sedikit bagian kursi itu dari salju yang sedikit menutupinya.
Hhh…jujur saja…60 hari, ah ani, bahkan sedikit kurang dari itu, bukanlah waktu yang tepat untuk melupakan seseorang yang dicintai. Apalagi orang itu adalah cinta pertama. Aku sudah berusaha sebaik mungkin melupakan Channie oppa dengan saran yang diberikan Minwoo oppa 2 bulan yang lalu. Emm ngomong-ngomong mengenai Minwoo oppa…sampai sekarang pun aku masih pura-pura tidak tau tentang perasaannya padaku. Aku bersikap biasa saja padanya. Aku tidak ingin hubungan baik kami terpecah gara-gara rasa canggung karena masalah ini. Jadi lebih baik aku pura-pura saja. Read more »